Screaming Frog untuk Blogger Site Audit? Paham Dulu Blogmu!

Konten [Tampil]

Belajar buat blogger site audit dengan Screaming frog

Pernah dengar Screaming Frog yang katanya bisa juga digunakan untuk blogger site audit? Yep si kodok teriak. Ntah kenapa makin kesini julukan untuk Screaming Frog di WAG yang sedang aku ikuti ini mulai berubah. Jangan tanya aku, karena aku pun mulai bingung dengan kondisinya 😂

Sejak mulai serius dengan dunia blogging mulai tahun 2020 silam, pernah sekali aku ikut kelas site audit serupa yang diketuai oleh Mas Irwin. Hanya saja waktu itu kami belajar mengaudit blognya menggunakan MOZ. 

Sudah pada nggak asing dong yaa sama Moz. Ituloh kalau dulu aku kenalnya cuma untuk melihat berapa DA dan PA blog. Tapi semenjak ikut kelas site audit, Moz bukan hanya sekadar DA/PA saja. Tapi bisa sekaligus untuk bersih-bersih blog dari hama-hama yang tidak terlihat oleh netijen 😄

Kelasnya seru?

Sudah tentu dan semenjak ikutan kelas site audit itu aku mulai paham sedikit-sedikit tentang seberapa penting sebenarnya untuk yang ngaku-ngaku blogger melakukan audit pada blognya. Tujuannya jelas untuk melihat dan mengecek kondisi blog dari yang tak kasat mata sampai yang terlihat oleh penglihatan mata.

Apa Saja Persiapan Sebelum Audit Website?

Kalau di kelas yang aku ikuti di tahun lalu persiapannya nggak pernah yang muluk dan bikin pusing. Persiapannya ya ini, bukan kelasnya hehehe

Persiapannya ya paling cuma niat bersih-bersih blognya harus mencapai 100% jangan setengah-setengah. Terus luangkan cukup waktu. Kenapa? Beruntung kalau masalah blognya ternyata sedikit, jadi nggak perlu ngabisin banyak waktu buat bersih-bersihnya. Lalu gimana yang begitu blognya di audit, masalahnya muncul sampai 1000-an, pengsan dah tu 😂

Apalagi ya persiapannya? Hmm ya Bismillah aja uda. Ntar terjawab dan terselesaikan dengan sendirinya masalah-masalah blognya setelah di audit. Yang penting harus sabar. Oiyaa sabar juga menjadi salah satu poin untuk persiapan sebelum melakukan audit website ya.

Dan yang terakhir, persiapkan diri untuk menjawab beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan sebelum kamu melakukan site audit blogmu. Hal ini bertujuan, berarti kamu punya niat yang serius untuk memperbaiki blogmu bukan karena ikut kelasnya dan bukan karena ikut-ikutan.

Apa Saja Pertanyaan untuk Paham Blogmu Sebelum di Audit?

Jadi sebelum lolos seleksi, ada syarat yang harus aku persiapkan untuk bisa masuk kelas site audit blog dengan Screaming Frog ini. Salah satunya wajib menulis artikel dengan menyertakan beberapa pertanyaan berikut beserta jawaban-jawabannya.

Pertanyaannya sih nggak susah, cuma setelah dilihat dan diperhatikan pertanyaannya memang sudah selayaknya ditanyakan untuk siapapun yang ngakunya blogger nggak sih.

Sekaligus cocok juga nih buat langkah awal yang ingin melakukan audit website-nya. Ah iya ngomong-ngomong jumlah pertanyaannya ada15 ya. Semoga kamu yang baca nggak muntah duluan yaa 😄😂

Pertanyaan Seputar Blogging yang Sering Ditanyakan oleh Para Blogger Pemula

1. Bagaimana Cara Memulai Ngeblog?

Caranya punya dan suka nulis dulu. Ini untuk pemula banget sih. Karna kalau uda senior mah tinggal pakai jasa tulis artikel aja, nggak perlu repot-repot lagi nulis. Hitung-hitung berbagi cuan 😂

Terus kalau sudah punya niat menulis, lanjutkan dengan membuat platform blognya. Bisa menggunakan blogspot atau wordpress. Terserah sih, yang mana nyamannya masing-masing individu saja.

Nggak perlu mikirin blognya harus berdomain .com atau yang lain-lainnya, fokus saja dulu sama nulis. Kalau pondasi di tulisan dan postingan sudah kuat baru deh lanjut sama printilan ngeblog seperti beli domain, beli hosting dan lain-lain.

2. Ceritakan Awal Mula Terjun di Dunia Blogger?

Pertama kali aku kenalan sama platform blogspot tahun berapa awalnya lupa. Dulu itu postinganku penuh dengan lirik-lirik lagu (bukan di blog ini tentunya), menggantikan buku yang aku pikir kalau liriknya ditulis di buku yang ada kecapean nulis, terus menuhin buku doang. Karena sebab itu makanya beralih ke blog.

Terus tahun 2016 kenalan sama komunitas buku, memang kebetulan akunya yang suka baca buku terutama fiksi. Lahirlah blog ini yang dulunya berisi tentang review-review buku yang sudah selesai aku baca (masih ada kok reviewnya). Sebelum TLD blog ini namanya collection-of-book.blogspot.com, ya sepanjang rel kereta api memang ^-^

Terus akhir 2020, ketemu sama form nyasar di FB dan ikutan kelas blog untuk pemula. Nah dari sanalah blog ini jadi sesuatu yang membanggakan buat diri aku pribadi. Semacam pencapaian baru yang lain khususnya di dunia maya semenjak aku menghirup udara di dunia hehehe

3. Bagaimana Cara Menjaga Konsistensi dalam Menulis?

Mengatur waktu jadi yang paling utama. Bukan karena kesibukan atau pun yang sok sibuk. Justru mengatur waktu menurutku penting. Dengan jadwal menulis yang rapi bisa meminimalisisr stres dan rasa malas yang melanda. 

Terkadang kalau nggak ada jadwal, menulis jadi keterusan. Bagus sih, cuma kan kasihan sama kondisi tubuh yang terus di paksain buat kerja. 

Jadi kalau aku pribadi menjaga untuk tetap konsistensi menulis bisa diselang dengan mengoprek blog. Biar kegiatan ngeblog nggak hanya berpusat pada menulis melulu. Bisa jalan-jalan kan ujung-ujungnya mendatangkan inspirasi danide buat nulis juga.

4. Apa Saja Langkah yang Dilakukan dari Menulis hingga Publish?

Hal yang pertama kali aku lakukan sebelum menulis dan merangkai kata dan kalimat-kalimat panjang adalah mencari kata kunci kemudian membuat judul.

Aku tipe orang yang harus menyiapkan judul dulu. Selesai judul baru deh lancar ngetik dan nulisnya. Kalau nggak ada judul, aku ngerasa kayak kosong nggak ada isi, berasa dipaksa nulis tapi nggak tau mau nulis apa.

Terkadang selesai nyari kw dan buat judul, kalau lagi mood aku buatin juga tuh blog planner blogger-nya biar lebih rapi dan terarah aja. Kalau lagi mood ya, beda lagi kalau lagi nggak mood, langsung aja nulis yang kayak biasanya dan ini lancar cuma untuk sekitaran 500-800 kata saja sih.

5. Apa Pendapatmu Tentang Blog Etalase?

Awalnya aku bingung dengan julukan yang baru aku dengar dan tahu ini. Karena jadi pembahasan di salah satu group. Tapi buatku untuk sebuah blog etalase tidak ada yang salah, sah-sah saja.

Kenapa?

Muncul julukan blog etalase karena kebanyakan artikel sponsor atau job, untuk artikel organiknya kurang atau bahkan mungkin tidak ada. Ya nggak masalah. 

Walaupun blognya semua postingan berasal dari klien dan dibayar, mereka kan menulisnya butuh mikir, perlu meluangkan waktu juga, kadang harus foto produk-produknya juga sebagus dan semenarik mungkin. Jadi ya menurutku untuk blog etalase sah-sah saja. Karena aku pun kadang gitu kok hehehe tapi ya itu nulisnya juga sama seperti biasanya.

6. Apa Niche Blog? Kenapa Memilih Niche Tersebut?

Seperti yang sudah aku ceritakan di poin satu, dari awal lahir niche blogku itu pertama kalinya adalah buku. Terus lanjut dan berubah menjadi lifestyle pada tahun 2020.

Alasannya, karena sudah banyak hal baru aku pelajari tentang blog yang ternyata nggak hanya sekadar menulis lalu posting. Tapi lebih dari itu.

Bersama lifestyle kategori blogku juga jadi bertama, nggak berpatok sama buku saja. Tapi bisa lebih dari itu.

7. Bagaimana Cara Meningkatkan Traffic Website?

Cara meningkatkan traffic website yang biasanya aku lakukan adalah sebelum memulai nulis konten, lakukan search kw dulu dengan tools apapun yang mendukung. Terserah kamu.

Blogku kan ada adsense-nya nih jadi aku usahakan setiap judul dan keyword yang aku incar harus punya nilai CPC-nya biar semakin afdhal. Yeah walaupun pada tahap kw ini aku pun masih merangkak dan masih perlu belajar banyak juga. Belum mahir juga aku tuh.

Untuk cara lainnya kamu bisa coba ikutan blogwalking dari WAG komunitas sesama blogger, share link ke media sosial yang kamu punya, dan dalam penulisan artikel jangan lupa terapin ilmu SEO-nya biar lebih gurih artikelnya.

8. Apakah Blogger Masih Bisa Bertahan dengan Adanya Youtuber?

Youtuber vs blogger, siapa yang bertahan?

Jawabanku atas pertanyaan di atas, "selama pembaca masih mencari informasi di Google, selama itu pula blogger masih dibutuhkan".

Karena ada orang lebih suka informasi yang di dapat dari apa yang dibaca. Begitu pun sebaliknya. Ada yang lebih menyukai mendengar secara langsung karena si pembaca tersebut kurang menyukai literasi.

Intinya, pandai-pandai blogger sajalah untuk bersaing visitor dengan youtuber dan siap dengan segala perubahan dan pembaruan dari algoritma Google.

9. Perlukah Blogger Paham Manfaat SEO?

Paham manfaat SEO (Search Engine Optimization) untuk blogger sangat perlu. Terutama buat kamu yang serius mau ngeblog, yang nggak cuma sekadar curhat di blog lalu posting.

Dengan kita paham apa itu SEO dan manfaatnya, tentu akan memberikan dampak yang baik pula buat blog. Apalagi kalau artikel yang ditulis bisa muncul di page one dan pastinya menjawab salah satu pertanyaan tentang cara meningkatkan traffic website.

Bahkan ada beberapa klien yang mengajak kerjasama bertanya tentang hal ini. Tujuannya agar artikel yang ditulis memberikan traffic sesuai harapan.

10. Sejauh Mana Kamu Paham tentang Bagaimana Cara Kerja SEO?

Sejauh yang aku paham dan belajar, SEO ada dua yaitu SEO On Page dan SEO Off Page. SEO On Page lebih kepada struktur blog dan artikel postingan kita harus sudah dan sesuai sama kaidah SEO dan ini bisa di cek melalui beberapa tools

Seperti dari penempatan dan penyebaran kata kunci atau keyword-nya harus ada di judul, permalink, dan terdapat di subheading 1 dan 2 dan seterusnya. Dan penyebaran kata kunci pun harus disesuaikan jangan sampai dikira spam sangkin banyaknya kata kunci yang itu-itu saja.

Kalau SEO Off Page adalah optimasi atau aktifitas blog yang dilakukan dari luar. Hal ini sekaligus bisa dilakukan sekalian untuk mempromosikan blognya ke luar melalui building, backlink dan lain sebagainya.

11. Apa Saja yang Perlu Diperbaiki pada Blog?

Karena aku mulai belajar tentang SEO tahun 2020 dan mulai paham sedikit bagaimana cara optimasinya, jadi mau nggak mau artikel-artikel lama dari awal aku mulai ngeblog secara pelan-pelan harus aku perbaiki jadi lebih baik.

Bayangkan saja sebanyak apa PR ku yang tak kunjung selesai ini. Itu baru masalah artikel dari sisi SEO On Page-nya saja, dan itu poin-poin di dalamnya tidak hanya satu loh. Seperti meta desc, judul yang kepanjangan atau kependekan dan lain-lain.

Nah efek positif mengikuti salah satu site audit ini aku bisa tahu artikel mana-mana saja yang harus diperbaiki. Meringankan beban PR yang sudah seambrek.

12. Apa sih Blogger Site Audit?

Seperti yang sudah aku sebutkan sebelumnya, blogger site audit itu sama dengan bersih-bersih. Anggap saja blog kita itu sebuah rumah. Kan sudah selayaknya ada kalanya dibersihkan, dirapikan, dicek printilan-printilan yang harus diperbaiki dan sebagainya.

Begitu pun blog. Agar pengunjung yang datang jadi betah lama-lama, nggak cuma numpang buka doang terus keluar tutup halaman tanpa membaca isi artikel dan postingan kita di blog.

Kalau pengunjung yang datang berlama-lama di blog kita kan, kitanya juga yang senang bukan. So, apa salahnya kalau kalau blognya di site audit sekali-kali, biar kelihatan bobroknya, hehehe

13. Kenapa Ingin Mempelajari Site Audit Blog?

Pengalaman mengikuti kelas site audit sebelumnya membuatku mulai memahami seberapa penting blogger site audit. Dengan mempelajari beberapa masalah yang muncul akibat dari site audit bisa untuk menigkatkan performa blog.

Dari masalah yang tidak akan pernah diketahui kecuali dari site audit, membuat kita bisa memperbaikinya secara perlahan-lahan. Kalau ada masalah tapi kitanya nggak paham cara perbaikannya, manfaatkan untuk bertanya ke yang lebih memahami masalah tersebut.

Apalagi site audit bisa dilakukan dan dicek dengan banyak pilihan tools, dan ini semakin memancing rasa penasaranku, tentu saja.

14. Kenapa Harus Ikut Pelatihan Site Audit Web?

Kalau aku sih, karena suka belajar tentang hal-hal baru makanya ikutan. Apalagi semenjak ngeblog aku jadikan sebagai tempat buat nambah jajan juga, jadi makin semangat aja gitu ikut kelas blog apapun selagi membawa manfaat buat aku pribadi dan blog, ya ikut.

Apalagi sebelumnya juga aku sudah pernah ikutan kelas site audit yang serupa dibawah bimbingan Coach Irwin juga, jadi ya nggak ada salahnya ikut yang kedua kalinya. Walaupun di kelas site audit selanjutnya ini menggunakan si kodok teriak 😂 alias Screaming Frog.

Untuk suasana kelasnya sendiri sudah ada bayangan bakalan sehoror apa. Karena di kelas sebelumnya juga horor tapi asyik gimana dong. Kalau kata coach Irwin sih, kalau nggak mau ada masalah di blognya ya nggak usah ngeblog aja dari awal. Lebih gampil kan.

15. Apa Peranan Blogger untuk Indonesia?

Blogger bisa jadi pihak ketiga antara produsen dan konsumen sebagai influencer. Dimana blogger membantu mengenalkan produk-produk dari tulisan mereka di blog kepada pembaca.

Bahkan peran blogger bisa membantu terbukanya lapangan kerja baru. Terutama buat para blogger yang sudah membentuk tim, dari sini mereka secara tidak langsung sudah meringankan beban negara.

Bukan hanya untuk yang sudah mempunyai tim saja, blogger yang bekerja individu pun bisa menjadikan platform blogger ini sebagai tempat untuk mereka mencari penghasilan.

Kesimpulan

Gimana? Udah mual belum bacanya sepanjang ini? Masih kurang panjang? Ini uda lebih 2000 kata lebih masya Allah, jarang-jarangkan aku nulis sebanyak ini 😂. 

Ya pada intinya sih, untuk memulai ngeblog kamu harus punya niat dan tujuan ngeblogmu itu untuk apa. Untuk sekadar bersenang-senangkah, atau hanya sekadar euforia sesaat saja.

Dan sebelum memulai mengaudit blogmu, paham dulu dirimu sendiri dan blogmu, kemudian baru mikir dan putuskan seberapa penting blogger site audit itu. Semoga bermanfaat.

Related Posts

Post a Comment