Saturday, 21 November 2020

Atasi Reading Slump dengan Berlibur ke Pantai Peudawa Aceh

Pantai Peudawa Aceh Timur

Untuk tempat tinggalku yang jauh dari tempat-tempat wisata yang kekinian, pantai Peudawa Aceh Timur bisa menjadi salah satu alternatif lain buatku pribadi untuk menghilangkan reading slump yang sedang melanda *berasa wabah ya, hehehe. Apalagi dengan kondisi dimasa pandemi Covid-19 yang masih belum reda dengan berbagai protokol kesehatan yang harus dituruti.

Nah, ngomongin pantai, destinasi wisata pantai Peudawa ini bisa menjadi salah satu cara untuk mengatasi reading slump-nya para #booklovers loh.

Setiap #booklovers tentunya punya cara mereka masing-masing untuk mengatasi reading slump-nya. Nah kalau aku mudah saja kok. Cukup keluar rumah, jauh dari pantauan tumpukan buku-buku, dan mencari tempat-tempat destinasi yang sekiranya bisa merefleksikan pikiran dan otakku seperti pantai misalnya, wkwkkw. Ini cara sederhananya aku. 

Nah kebetulan yang pas banget, disaat reading slump-nya aku sedang mewabah, dan dapat titah tugas dari kelasnya mba Marita tentang tempat wisata, tanpa berpikir lama aku langsung terbayang akan menulis pantai Peudawa Aceh ini. Karena kebetulan akunya pun belum pernah kesini dan bisa menjadi salah satu caraku juga untuk menghilangkan mood baca yang lagi kurang membaik ini.

Apa itu reading slump?


Pernah nggak sih kalian ngerasain mood baca buku itu lagi nggak bagus-bagusnya? Atau lagi bosan baca buku, nggak hanya pada buku tertentu saja, tapi pada semua yang berkaum buku? Nah kalau iya, selamat kamu sedang terjangkit virus reading slump. Orang-orang menyebutnya sih begitu.

Gimana sih si slump-slump ini? Jadi bawaanya kita itu malas banget. Kadangpun cuma ngelihatin tumpukan buku bawaannya jadi malas dan nggak mau ngelakuin apa-apa. Apalagi baca *duhh. Rasanya kesal banget kalau sedang ngalamin reading slump ini. Apalagi disaat sedang baca buku yang biasanya kita suka, tetap nggak ampuh juga, nggak bisa ngembaliin dimana kondisi membaca kita jadi normal seperti biasa.

Kadang aku tuh bertanya-tanya, kok bisa sih? Padahal lagi keadaan yang baik-baik pun tiba-tiba mood berubah begitu saja. Iya kan?

Terdengar sepele? Kalau aku sih nggak. Karena bagi aku yang kesehariannya diselingi dengan membaca buku, saat reading slump ini rasanya bΓͺte banget. Ada satu saat pengen cepat-cepat pulihin keadaan yang nggak bagus ini, tapi tetap saja butuh hal-hal yang positif untuk kembali normal seperti sediakala. 

Baca juga: 

Sebab munculnya reading slump


Penasaran nggak sih kira-kira kamu juga sedang mengalami hal yang serupa sepertiku atau tidak? J Kadang saat aku ngalamin reading slump ini, aku jadi bertanya-tanya apa sih penyebab munculnya reading slump ini, apa pemicunya.

Penasaran kan?
Nah berikut sudah aku rangkum beberapa poin yang aku rasain saat mengalami hal si slump ini. Kalau teman-teman punya tambahan gejalanya boleh loh tambahin dikolom komentar ya.

  • Jenuh
  • Banyak pikiran dan nggak bisa fokus
  • Buku yang dibaca sedang nggak menarik
  • Ada kegiatan lain yang lebih seru

Cara atasi reading slump dengan berlibur ke pantai


Kenapa harus pantai? Ya kebetulan di daerahku yang paling mudah dijangkau ya pantai, hehehe. Jadi bertepatan dengan tugas dari kelas Blogspedia Coaching for Newbie, aku pun memutuskan untuk kesana pertama kalinya bersama teman-temanku tadi, Iyaap tadi banget, fresh the oven kan ☺

Kenapa pantai?

Sebenarnya ada banyak cara sih untuk ngatasin reading slump ini. Ya balik lagi seperti yang aku bilang tadi, setiap orang punya caranya masing-masing dan inilah cara aku mengatasinya.

Selain pantai yang mudah diakses dan juga murah meriah siapa sih yang nggak mau masukin pantai jadi pilihan.

Keindahan alam yang eksotis tentu bisa membuat pikiran kita menjadi relaks dengan pemandangan yang sangat menyejukkan hati dan juga bentangan air berwarna biru jernih yang sangat memanjakan mata. Hahhh, rasanya indahnya surga dunia. 

Berlibur ke pantai peudawa aceh

Pantai peudawa Aceh Timur


Pantai Peudawa Aceh Timur menjadi salah satu dari sekian tempat wisata yang banyak dikunjungi baik itu pengunjung dari dalam daerah dan juga luar daerah Aceh Timur sendiri. Jarak yang harus ditempuh untuk bisa sampai ke tujuan pun tidaklah jauh, hanya butuh 1 kilometer dari jalan Nasional Banda Aceh – Medan kita akan sampai ditujuan dengan cepat dan mudah.

Terletak di Desa Matang Rayeuk, Peudawa Puntong, masih dalam kawasan Kabupaten Aceh Timur, tidak membuat sulit pengunjung luar daerah yang datang. Justru pantai ini termasuk mudah dalam jangakauannya.

Dengan waktu tempuh yang tidak lama, selama perjalanan pun kita akan disuguhi dengan berbagai macam aktifitas masyarakat lokal, barisan pepohonan disepanjang jalan yang menyejukkan juga bentangan persawahan yang luas dan asri membuat perjalanan kita semakin asyik dan terasa betah. Rasanya ingin berada disana dalam waktu yang cukup lama.

Tiba dilokasi kita akan diminta uang tiket masuk seharga Rp. 5.000,- saja untuk satu kendaraan sepeda motor, karena tidak mungkin memarkir kendaraan jauh dari jangkauan kita istirahat nantinya. Jadi sepeda motor kita parkir berdekatan dengan tempat kita istirahat nantinya (baca; tempat duduk lesehan). Karena memang pada dasarnya pengelolaan pantai tersebut masih dalam kuasa masyarakat sekitar. Belum ada ikut campur tatakelola dari pemerintah. Maka jangan heran.

Kebayang dong gimana masih “perawan”nya suasana pantai Peudawa di Aceh Timur.

Untuk kondisi dan suasana pantai yang masih belum banyak pilihan fasilitasnya, pantai Peudawa ini termasuk salah satu pantai yang sudah banyak dikunjungi oleh pengunjung, terutama dihari libur. Pantai akan terlihat ramai dan sibuk oleh berbagai kalangan dan usia pengunjung, baik anak-anak dan keluarga yang sedang ingin menikmati indahnya alam pantai bersama keluarga.

Seperti aku yang sedang mengalami reading slump, pilihan waktu untuk mengunjungi pantai ini adalah di saat hari kerja. Karena keadaan yang tidak terlalu ramai bisa membuat kita lebih menikmati alam dengan bebas tanpa takut harus memikirkan kegaduhan dan kesenangan yang kita buat bisa menggangu pengunjung lain.

Cara aku atasi reading slump di Pantai Peudawa Aceh Timur


Yang paling ditunggu-tunggu pastinya. Ada banyak cara untuk mengatasi satu wabah slump ini yang bisa kapan saja menimpa para #booklovers. Karena kebetulan disaat aku dan teman-teman tadi ke pantai Peudawa ini, pas banget suasananya sedang tidak ramai pengunjung yang datang jadi kami bisa melakukan apa saja yang kami suka.

1. Bersenang-senang

Ini jelas. Semua orang setiap mengunjungi tempat-tempat wisata yang asri seperti pantai, pasti akan bersenang-senang. Baik itu bersama keluarga, sahabat dan teman kerja.

Bersenang-senang di pantai peudawa

2. Jauhkan pikiran dari rutinitas

Salah satu penyebab yang bisa mendatangkan kejenuhan dan kata bosan. Nah ditempat kita sedang melakukan rekreasi usahakan pikiran-pikiran yang membuat kita badmood dihilanggin dulu deh sejenak. Nggak lucu kan, niatnya mau refreshing tapi beban pekerjaan dibawa segala.

Gimana caranya, setelah pulang dari pantai, pikiran kita jadi lebih fresh, pikiran-pikiran buruk dan tidak mengenakkan hilang tidak membekas dan tidak membebani juga.

3. Lakukan apa yang bisa kamu lakukan

Karena kondisi pantai yang tidak terlalu ramai, kami bisa sebebasnya mau ngapain saja. Seperti tadi aku bersama teman-teman melakukan hal yang sebelumnya tidak pernah kami lakukan. Yang biasa kami datang hanya duduk-duduk lesehan menikmati alam pantai yang asri, tapi hari ini berbeda.

Kami melakukan aksi pengambilan foto layaknya seorang fotografi handal, wkwkwkw. Dimana kami menjelajah semua tempat dari setiap sudut pantai untuk pengambilan gambar, tanpa memperdulikan orang lain yang mungkin memperhatikan kelompok kami yang terkesan heboh dan berlebihan.

Bahkan aku tentu saja tidak menyia-nyiakannya. Aku pun banyak mengambil foto untuk stok postingan di Instagramku nantinya dan teman-temanku sebagai yang megang buku-bukunya. Setiap celah harus dimanfaatkan dengan baik bukan πŸ˜‚

Baca juga:

4. Jauhkan pandangan mata dari buku

Kalau ini tergantung pribadi masing-masing sih ya. Ada sebagian mereka yang sedang mengalami reading slump, untuk sementara waktu tidak bertatapan langsung dengan buku. Jauh-jauh dari buku deh pokoknya.

Nah berbeda dengan aku, gimana pun caranya, setiap bepergian pasti aku akan membawa satu atau dua buku di dalam tas. Tujuannya tentu saja bukan untuk dibaca. Tapi untuk di foto doang πŸ˜‚ 

Hasil bidikan foto di pantai peudawa

Disetiap kesempatan kalau ada tempat-tempat ciamik yang sekiranya cocok untuk difoto, aku tidak akan melewatkan kesempatan itu. Bukankah setiap orang punya kebiasaan memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan πŸ˜„

Jadi itu dia cara aku mengatasi reading slump dengan memilih berlibur ke pantai Peudawa Aceh Timur yang masih termasuk pantai yang belum banyak dijamah oleh banyak kalangan bisnis dan pengusaha. Sehingga banyak pengunjung yang menjadikan pantai Peudawa ini sebagai tempat untuk menghabiskan waktu mereka bersama keluarga dan teman-temannya untuk menikmati suasana pantai yang asri dan juga menyejukkan mata.

2 comments:

  1. MasyaAllah, keinginan istriku banget untuk bisa mengunjungi saudara-saudara di Ujung Indonesia, Aceh. Semoga suatu saat bisa berpelesir dan bersilaturahmi ke daerah serambi mekah. Aamiin

    ReplyDelete
  2. Jadi kayak pantai pribadi, seru bengat pasti main di sana!

    ReplyDelete