BLOGTOUR, BOOK REVIEW | CONTRACT PARTNER - MRS. MATHRANGE



Judul Buku : Contract Partner
Penulis : Mrs. Mathrange
Editor : Rinandi Dinanta
Proofreader : Christian Simamora
Desainer Sampul : Ade Ismiati Hakimah
Penata Letak : Ade Ismiati Hakimah
Penerbit : Roro Raya Sejahtera
Cetakan Pertama, Mei 2018
Tebal Buku : vi + 370 halaman
ISBN : 978-602-51290-4-9


BAHAGIA TAK PERNAH SEDERHANA

B L U R B :

MUNGKIN SUATU HARI NANTI KAU AKAN MENGERTI,
KALAU HATI TIDAK DICIPTAKAN UNTUK MENGHANCURKAN HATI ORANG LAIN.

Benar-benar sulit dipercaya, seorang CEO tampan dan muda seperti Juliad Reed melamar Jane Fisher, salah satu pegawai di perusahaannya. Sayangnya, ini sungguh berbeda dengan plot cerita romantic yang selama ini dia dengar dan baca. Malah, ketika dilamar, Jane merasa itu adalah kali pertama bosnya itu berbicara padanya. Kejadiannya pun sangat cepat dan blak-blakan. Di ruang kerjanya, Julian menyodorkan sebuah amplop coklat berisi dokumen kea rah Jane. Perempuan itu benar-benar terkejut ketika membaca tulisan bold di halaman pertamanya.

KONTRAK PERNIKAHAN
ANTARA JULIAN REED DAN JANE FISHER

Meskipun terasa ganjil, Jane akhirnya mengambil resiko dengan menandatanganinya. Sesuatu yang belakangan dia sesali ketika akhirnya tahu alasan sebenarnya Julian mau menikahinya…

Baca juga;


K I L A S    B A L I K

Julian Matthew Reed, atau biasa di panggil Tuan Reed merupakan seorang pimpinan di perusahaan tempat Jane Rosalie Fisher bekerja. Dedikasi Tuan Reed untuk perusahaannya sangat luar biasa, Kesalahan sekecil apapun yang di lakukan oleh karyawannya tidak ada toleransi sama sekali. Bahkan pernah ada salah satu karyawan yang dipecat cuma karena salah pengetikan nama di surat perushaan. Yeaah sepele banget. Tuan Reed sendiri mempunyai asisten pribadi yang mengurusi segala keperluannya di kantor, Tuan Coleman. Sehingga sangat wajar jika Tuan Reed tidak mengenal satu pun karyawannya. 

Bagi Jane, bekerja di perusahaan Tuan Reed sangat ia syukuri. Dan prinsip Jane agar terhindar dari pemecatan ia selalu menetapkan tiga prinsip dalam hidupnya. Pertama, Bekerja dengan giat. Kedua, Jangan membuat masalah dengan siapa pun. Dan ketiga yang paling utama, Jauhi ruang kerja direktur utama. Karena bukan hal yang di rahasiakan lagi, jika seorang karyawan memasuki ruang direktur, maka pemecatanlah yang akan di dapatnya. 

Namun di suatu hari, pemanggilan untuk dirinya memasuki ruang direktur sangat mengejutkan bagi Jane. Karena ia merasa tidak pernah melakukan kesalahan, sekecil apapun itu. Dan yang lebih mengejutkan lagi bagi jane, hal yang di dapat setelah memasuki ruang direktur yang sangat-sangat tak terbayangkan olehnya. Tiba-tiba saja Tuan Reed mengajukan surat kontrak pernikahan untuk dirinya. 

Bagaimana mungkin Tuan Reed mengajukan surat kontrak pernikahan di antara mereka, sedangkan untuk melihat sosok Tuan Reed saja ia tidak pernah walaupun mereka berada di gedung yang sama. Namun kegigihan Tuan Reed untuk meyakinkan Jane dengan keputusannya, akhirnya meluluhkan hatinya yang memang selama ini tidak pernah mendapatkan perhatian dan kasih sayang dari orang lain.

Di awal pernikahan mereka sebagai pasangan layak sebuah hubungan yang sudah terjalin lama. Perhatian yang diberikan Tuan Reed, mampu membuat angan-angan akan sebuah pernikahan impian Jane tercapai. Hingga suatu hari, tiba-tiba semuanya berubah. Jane tidak mengerti sebab perubahan sikap dan perhatian Tuan Reed yang tiba-tiba. Dan lagi dengan kemunculan masa lalunya Tuan Reed dan alasan di balik Tuan Reed mengajukan kontrak pernikahan pada Jane yang akhirnya terkuak.

Akankah Jane tetap bertahan hidup dengan bayangan kontrak pernikahan bersama Tuan Reed dan alasan dibalik Tuan Reed menikahinya?


Contract Partner merupakan karya kedua penulis yang sudah aku baca setelah Buy My Life. Jika di novel sebelumnya thriller - romance, maka di novel ini lebih ke office-romance. Walaupun dari judulnya aku sudah bisa menebak akan seperti apa alur ceritanya, namun aku sangat menyukai cara penulis menampilkan sesuatu yang berbeda di novel ini.

Contract Partner merupakan salah satu dari sekian seri #rorowattpad dari penerbit Roro (Imprint Twigora) yang berhasil menarik perhatianku. Yang juga salah satu novel best seller di wattpad karena sudah dibaca sebanyak 2.4 juta kali di wattpad #waaww. Dan siapa coba yang tidak semakin penasaran dengan novel satu ini. Termasuk aku. Di tambah lagi dengan warna cover yang berbeda dengan ilustrasi gedung-gudeng dan ada sosok perempuan yang duduk di sudut jendela, yang aku yakin itu adalah sosok Jane yang lagi galau di saat-saat Jane menghadapi sifat yang berbeda dari Tuan Reed.

Yang unik dari buku ini menurutku adalah tata bahasanya yang seperti novel terjemahan, padahal penulisnya dari Indonesia. Jadi membaca novel ini mempunyai dua rasa yang berbeda yaitu terjemahan dan lokal. Apalagi dengan setting ceritanya di Manhattan, New York semakin menguatkan nuansa terjemahannya. Tidak ada konflik yang signifikan dari kisah Tuan Reed dan Jane. Bahkan tokoh-tokoh pendukung lainnya pun nyaris sedikit. Namun berhasil membuat aku nyaman dengan alur cerita yang di sajikan penulis. 

Membaca novel ini tuh dari awal sempat membuat mengernyitkan kening, apalagi dengan cara Tuan Reed berinteraksi terutama dengan Jane. Terlalu mendadak dengan perubahan sifatnya yang manis. Walaupun aku bisa menerima alasan di balik Jane setuju dengan kontrak pernikahannya. Melihat bagaimana masa lalu Jane aku bisa maklum, di saat seseorang sudah terbiasa dengan kehidupannya yang sepi dan nyaris tidak pernah berinteraksi dengan orang sekitarnya, tiba-tiba mendapat perhatian yang manis dari atasan, perempuan mana sih yang nggak luluh. hahahah 

Dan untuk tokoh yang nyaris buat aku gila dan gregetan karena baca novel ini adalah sosok Julian alias Taun Reed. Siapa sih yang nggak kesal, uda di naikin ke langit ke tujuh, ehh tiba-tiba di hempaskan ke bumi tanpa mau perduli lagi. Manis di awal pahit di akhir. Dan aku bener-bener takjub bagaimana penulis menggambarkan sosok Julian ini. Aku nggak ngerti deh cara pikir penulis dan tokohnya si Julian ini. 

Ending?? 
Hmm, aku kesal? Iya. AKu cuma bisa bilang; 'lah kok jadi gini, aku nggak terima!!! *terus ngomel-ngomel sendiri*''. Hahahaahha 

Ya walaupun gitu endingnya, aku tetap suka kok sama alurnya yang punya rasa berbeda yang nyaris buat ngomel sepanjang aku baca novel ini. Siusan. Coba deh ntar kalian yang baca buku ini. Pasti kalian akan ngerasain hal yang sama kayak aku, ngomel sendiri. wkwkwk

Overall, novel ini wajib di baca buat kamu yang suka dengan ide cerita tentang kontrak pernikahan dan semacamnya. Dan harap perhatiannya yaa, buat dedek gemes di tahan dulu yaaa, walaupun tidak ada adegan kipas-kipasnya, tetap saja novel ini harus di baca oleh 17+. 

"Terkadang Tuhan memberi sedikit 'petunjuk' terhadap pengikutnya untuk menentukan pilihan yang akan menjadi takdirnya. Meskipun orang itu butuh waktu lama untuk menyadari apa yang menjadi 'petunjuk'-nya." - hal. 67

R A T I N G



Foto Challenge kali ini adalah...
Foto blogger bersama buku Contract Partner ^-^

       


Related Posts

8 comments

  1. Ending yang 'lah kok gini' ini yang greget. Kurang puas kah atau gimana nih kak?
    Belakangan cerita tentang office romance, punya hubungan spesial sama bos kayaknya lagi greget ya hehe..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semua ending novel bagi pembaca pasti nggak akan ada puasnya. hahaha pembacakan egois, wkwkwkwk (menurutku sih yaa)

      Mungkin Office romance lagi viral,hahahaha

      Delete
  2. Lah kakaknya sampe ngomel2 sendiri tah? Masuk banget dong ceritanya berarti 😁, Makin penasaran 🤔

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahahah, ngomelnya pas di ending..
      Aku rasa yang nggak ngomel atau kesal pas di endingnya malah jadi aneh :D

      Delete
  3. Denger-denger kabar buku ini bakal ada lanjutannya. Mungkin itu yang bikin endingnya belum sesuai ekspektasi Kakak 😅

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyapp bener bangett.
      Memang ada yang keduanya. Dan di buku kedua semakin dibuat greget sama penulis, hahahha

      Delete
  4. Sudah dibaca 2.4 juta kali di wattpad tapi aku ketinggalan hiks... :(

    Berarti ini TBC ya? kentang banget dong endingnya

    ReplyDelete

Post a comment

Follow by Email