13+ Manfaat yang didapat dari Permainan Asah Otak Anak

Konten [Tampil]

13+ manfaat permainan asah otak untuk anak

Permainan asah otak menjadi salah satu dari aktifitas fisik yang wajib dilakukan demi tumbuh kembangnya si kecil dari mulai usia dini. Hal ini berguna untuk melatih tubuh serta pola pikir si kecil itu sendiri.

Berdasarkan situs resmi Ikatan Dokter Anak Indonesia

American Heart Association menyarankan agar anak-anak berusia dua tahun atau lebih sebaiknya setiap hari melakukan setidaknya 60 menit aktifitas fisik dengan intensitas sedang yang menyenangkan dan bervariasi sesuai perkembangan menurut usia anak.

Aktifitas fisik pada si kecil ternyata membawa banyak sekali manfaat dan dampak yang baik loh, terutama pada perkembangannya secara fisik dan juga pada kecerdasan otaknya. Untuk meningkatkan aktifitas fisik pada si kecil, Bunda bisa melakukannya dengan berbagai cara, salah satunya dengan mengajak si kecil untuk bermain.

Salah satu permainan yang banyak digemari kaum Bunda adalah salah satunya Permainan asah otak. Selain bisa menyenangkan si kecil juga bisa sambil belajar.

Permainan asah otak menjadi salah satu yang banyak direkomendasikan untuk dilakukan bersama atau mengajak si kecil untuk bermain dengan berbagai macam jenis permainan demi menunjang tumbuh kembang anak menjadi lebih baik dan tentunya membuat orang tua senang karena melihat anaknya aktif dalam beraktifitas.

Dalam kehidupan sehari-hari bunda juga sudah melakukan perangsangan kepada si kecil dengan berbagai cara melalui stimulus pada semua sistem indera, baik itu melalui pendengaran, gerakan, penglihatan, pembauan, pengecapan, dan juga pada perabaan. 

Hal tersebut membuat si kecil mulai terbiasa dan bahkan bisa memicu pada perkembangan kecerdasan otaknya menjadi lebih baik.

Baca juga:

Manfaat Permainan Asah Otak untuk Anak

Tentu dalam hal ini para Bunda pasti sudah banyak tahu tentang jenis permainan yang seperti apa yang bisa meningkatkan dan memberikan hal positif serta membawa banyak manfaat pada tumbuh kembang si kecil sendiri, terutama dalam permainan yang bisa mengasah otak. 

Karena pada saat proses penumbuhan kecerdasan para Bunda bisa mengajak si kecil untuk bermain dengan bereksplorasi seru secara bersama-sama. Karena pada saat bermain, Bunda secara tidak langsung sudah mengajak si kecil untuk bermain sambil belajar. Sehingga aktifitas yang dilakukan bersama terasa menyenangkan, dan si kecil pun mau melakukannya karena memang ingin, bukan karena dipaksa.

Karena permainan satu ini, selain memberikan banyak sekali sisi positif buat si kecil juga membantu orang tua dalam membantu dan memantau tumbuh kembang si kecil baik dari segi fisik juga perkembangan koginitifnya loh.

Nah, buat para Bunda pasti sudah penasaran dong manfaat apa saja yang di dapat oleh si kecil saat mereka sedang melakukan aktifitas bermain yang dapat mengasah otak mereka sekaligus. Berikut ulasannya;

Permainan mengasah otak

1. Melatih daya ingat anak

Permainan puzzle misalnya. Salah satu permainan yang bisa mengasah otak anak dalam hal mengingat loh ternyata. Karena pada permainan ini anak di latih untuk mengingat gambar utuh yang kemudian di acak,  lalu tugas si kecil menyusunnya kembali dengan tepat sesuai arahan sehingga menjadi seperti sedia kala.

Dalam penyusunan gambar ini bisa memicu dan melatih daya ingat si kecil tentu saja.

2. Membentuk pola pikir anak

Pola pikir anak bisa dibentuk dengan salah satu permainan seperti lego. Permainan ini bisa membentuk kreatifitas si kecil sehingga membentuk pola pikir mereka dengan pengetahuan yang baru secara mandiri, sehingga bisa meningkatkan kecerdasan otak pada si kecil.

Permainan ini mendorong untuk memainkan pikirannya sendiri untuk membentuk susunan lego sesuai keinginan dan yang ada dibayangannya kepalanya sendiri. Sehingga membuat si kecil terdorong untuk berpikir ingin membuat bentuk apa saja dari susunan lego tersebut sesuai imajinasinya masing-masing.

3. Mampu memecahkan masalah

Kembali kita bahas permainan Puzzle. Pada saat bermain menyusun puzzle, si kecil secara tidak langsung sudah dilatih untuk mandiri dalam menyelesaikan masalah. 

Karena puzzle merupakan salah satu permainan mengasah otak anak untuk membantu pola berpikir mereka bagaimana caranya agar permainannya bisa tersusun dengan tepat dan pada tempatnya, sehingga menghasilkan gambar yang utuh.

4.Meningkatkan rasa percaya diri pada anak

Berkaitan erat pada saat memecahkan masalah, setelah si kecil berhasil menyusun dan menyelesaikan permainannya, maka akan terbentuk rasa percaya diri pada si kecil dengan sendirinya, karenamerasa  sudah mampu menyusun puzzle dengan benar.

Dalam hal ini, akan muncul perasaan senang pada anak dan timbul rasa percaya diri akan dirinya sendiri karena sudah mampu menyelesaikan permainannya dengan baik.

5. Melatih si kecil untuk konsentrasi/fokus

Saat bermain ada anak dengan sifat yang tidak mau diganggu dan ada juga yang tidak bisa fokus dengan satu permainan. 

Nah dalam permainan yang bisa mengasah otak si kecil ini salah satunya bisa mendorong mereka untuk bisa lebih fokus menyelesaikan satu permainan yang tentu saja harus dalam pemantauan orang tua anak.

6. Melatih kesabaran anak

Ini menjadi momok penting bagi si anak saat bermain. Misal pada saat bermain menyusun lego atau menyusun puzzle, pasti butuh kesabaran agar hasil permainan yang dimain mendapatkan kepuasan karena susunannya sudah sesuai. 

Justru malah sebaliknya. Jika si kecil tidak dibiasakan untuk dilatih kesabarannya akan berefek ke hal lain. Misal, mengamuk atau malah jadi rewel karena permainannya tidak selesai-selesai dan berakhir akan menyerah dan tidak mau menyelesaikan permainannya lagi.

Untuk itu bermain dengan permainan asah otak bisa menjadi salah satu alternatif untuk membentuk pola pikir dan kebiasaan buat si anak.

7. Mengasah kemampuan motorik

Sebagian dalam permainan yang bisa mengasah otak ternyata juga bisa menekankan stimulus motorik halus dan kasar anak. Misal saat sedang menggenggam sebuah bola yang harus si kecil kelompokkan sesuai warna atau bentuk, hal ini dapat merangsang motorik halus untuk melatih gerakan tangannya agar pegangan pada bola tidak jatuh.

Saat menyusun permainan lego misalnya. Di permainan ini juga bisa melatih si kecil untuk berpikir bagaimana caranya agar susunan permainannya mereka terbentuk dengan sempurna dan bagus.

Atau pada saat Bunda memberi tantangan pada si kecil untuk melewati rintangan maka dalam hal ini bisa mengasah kemampuan motorik kasarnya, pada saat menggerakkan anggota tubuh.

Dalam beberapa permainan yang bisa mengasah otak si kecil juga terdapat salah satu yang bisa membentuk kemampuan motorik anak menjadi lebih seimbang.

Baca juga:

8. Meningkatkan kemampuan koordinasi 

Kegiatan dalam permainan mengasah otak dapat juga meningkatkan kemampuan gerak terutama pada fisiknya. 

Misal melakukan permainan menyusun lego. Dalam hal ini anak akan mengkoordinasi anggota tubuh tangan dan matanya untuk lebih fokus dalam menyelesaikan permainannya. Saat memegang legonya dan menggerakkan tangan yang memegang lego untuk disusun.

9. Meningkatkan kemampuan bahasa

Saat sedang bermain, si kecil pasti akan banyak menemukan kosakata baru yang masih asing bagi mereka. 

Dalam hal ini, ada baiknya si kecil di dampingi oleh orang tuanya langsung atau keluarga yang lain. Sehingga pada saat-saat tertentu, jika si kecil sedang membutuhkan pembenaran dalam kosakatanya (karena pengucapan yang salah), yang mendampingi bisa membenarkan dengan cara memberi apresiasi atau memperbaiki cara lafalannya atau juga bisa mengajarinya kosakata yang baru.

Sehingga bisa menambah dan meningkatkan pengetahuan baru buat si kecil dalam bermain dan cara mereka berkomunikasi dengan baik dan benar.

10. Melatih kreatifitas dan imajinasi

Dalam melatih kreatifitas dan imajinasi si kecil, para Bunda bisa menyiapkan beberapa alat bermain untuk melatih mereka untuk mengeksplor keahliannya saat bermain. 

Hal ini dapat membantu dan meningkatkan cara berpikir dan imajinasi si kecil untuk menghasilkan satu karya. Membiasakan si kecil untuk berpikir kritis, bermain atau saat menyusun lego membiarkan si kecil menyusun legonya dengan bentuk imajinasinya mereka masing-masing.

11. Melatih anak mengenal bentuk dan warna

Permainan mengasah otak bisa menjadi salah satu pemicu untuk bisa mengenal lebih dekat dengan segala jenis bentuk dan warna yang ada pada permainannya. 

Dengan bantuan orang tua, membantu si kecil untuk bisa mengenal bentuk dan warna yang baru dalam ingatan mereka dan juga bisa menambah kosakata baru.

12. Menigkatkan bonding orang tua dan si kecil

Saat si kecil sedang bermain, sebaiknya orang tua (Ayah dan Bunda) juga ikut bermain dan mendampingi. Hal ini bertujuan untuk mempererat hubungan orang tua dan anak.

Supaya bisa mengikuti dan melihat sudah sejauh mana perkembangan dan tumbuh kembang si kecil setiap harinya. Dan keterlibatan orang tua pada saat bermain membuat si kecil merasa kalau mereka dihargai, merasa diberi perhatian lebih dan selalu di dukung oleh orang-orang terdekatnya, terutama orang tua.

13. Mengurangi rasa jenuh/bosan

Anak-anak tipikal yang mudah cepat bosan dan jenuh. Untuk itu sebagai orang tua harus bisa pandai-pandai membaca suasana kapan si kecil sedang jenuh dengan kegiatan bermainnya.

Dan pada saat itu ajaklah kecil untuk melakukan kegiatan dengan mengalihkan rasa jenuhnya itu pada aktifitas fisik yang membuatnya bergerak dan aktif sehingga perasaan dan mood nya kembali menjadi membaik.

Hal ini tentu menjadi pemicu pada perasaan si kecil. Karena seperti yang para Bunda tahu, tidak semua anak mampu menyampaikan rasa jenuh dan bosan pada orang di sekitarnya. 

14. Meningkatkan kemampuan sosial dan emosional

Dari sisi sosial dan emosional, tumbuh kembang si kecil akan terbentuk dan meningkat karena permainan imajinasi yang secara tidak langsung sudah melatih anak untuk berempati ke orang lain saat bermain bersama temannya.

Dalam hal ini, biasanya saat si kecil sedang bermain masak-masakan atau boneka dengan bermain peran di dalamnya, misal bermain menjadi peran orang tua dan anak. Dan pada permainan ini, si kecil lebih di dorong untuk lebih mendengarkan dan memberi kesempatan kepada temannya untuk berganti peran saat bermain. 

Dan bisa juga saat sedang bermain menyusun puzzle bersama temannya. Sehingga dalam hal ini bisa membentuk karakter untuk saling bekerjasama dalam menyelesaikan permainan mereka.

15. Bermain sambil belajar

Jangankan anak kecil, sampai dewasa pun bermain sambil belajar masih menjadi favorit banyak orang. Karena bermain sambil belajar membuat penyerapan dari apa yang ia pelajari akan lebih cepat tertangkap oleh daya ingatnya ketimbang belajar dalam suasana serius.

Begitu pun anak-anak. Daya tangkap si kecil yang masih fresh, membuat suasana bermain sambil belajar menjadi tidak monoton dan kegiatan bermain pun menjadi lebih asyik dan seru sekaligus bisa membuat si kecil bahagia.

Dari beberapa manfaat yang di dapat saat si kecil bermain permainan yang bisa sekaligus mengasah otaknya, Bunda juga bisa loh mengajak anak bermain dengan banyak pilihan jenis permainan di aplikasi StimuLearn. Aplikasi yang menyediakan banyak pilihan bermain sambil belajar dengan ide-ide kreatif yang bisa para Bunda lakukan bersama si kecil.

Selain menyediakan banyak pilihan permainan buat si kecil yang bisa membantu menstimulus si kecil belajar sambil bermain dan bereksplorasi secara interaktif bersama Bunda, aplikasi StimuLearn juga menyediakan salah satu layanan Mother App yang dapat membantu orang tua untuk memonitor kemajuan dan perkembangan kognitif pada si kecil.

StimuLearn juga dilengkapi dengan berbagai tips dan saran buat para orang tua tentang bagaimana menstimulasi tumbuh kembang anak. Menarik bukan. Sekarang aplikasinya sudah bisa diunduh secara gratis loh di Appstore dan di playstore juga. 

Baca juga:

Kesimpulan

Nah itu dia beberapa manfaat yang bisa Bunda dapatkan jika mengajak anak bermain sambil belajar terutama saat melakukan permainan yang bisa mengasah otak anak sekaligus. Selain bisa membantu tumbuh kembangnya anak juga bisa membantu pola pikir anak itu sendiri. Apalagi jika Bunda memanfaatkan aplikasi StimuLearn saat bermain dan melihat  proses perkembangan tumbuh kembang anak secara langsung.

Karena permainan yang dirancang sedini mungkin akan membantu perkembangan kognitif pada si kecil. Dan dalam permainan asah otak terdapat hal-hal positif yang cocok dan juga sangat bermanfaat buat melatih perkembangan otak si kecil menjadi lebih baik dan terasah kemampuannya.

Related Posts

21 comments

  1. bener nih setuju akutuh. aku juga senengnya beli mainan edukasi, atau pernah beberapa kali juga DIY, jadi bisa dikreasi sendiri, hihi..

    ReplyDelete
  2. Makasih sharingnya mbak, bermanfaat banget nih tulisannya bergizi banget untuk saya yang punya anak balita ☺

    ReplyDelete
  3. Waduh! Sepwrtinya bukan cuma anak yg butuh permainan ini. Saya juga 😁

    ReplyDelete
  4. senangnya kalau main bareng, aku juga merasakan bermain itu juga dibutuhkan oleh kita sebagai orang dewasa.

    ReplyDelete
  5. anakku nih Mak, suka dengan permainan asah otak.. lego dan puzzle tuh kesukaannya.
    kalau buat lego itu kayaknya gak pernah buat suatu bentuk berulang kali, jadi tiap kali buat pasti bentuknya beda.
    terus klo puzzle dia bisa cari cara cepat tuk selesaiinnya, hihihih

    ReplyDelete
  6. StimuLearn? aplikasi yang baru saya tahu ni, Mbak Pida. Jadi kepo kan, xixixi. Anak-anak itu paling semangat kalau bermain sambil belajar ditemani orang tua, sayangnya kadang waktu yang gak terlalu banyak untuk menemani mereka, huhuhu

    ReplyDelete
  7. boleh juga nih tips2 permainan asah otaknya

    ReplyDelete
  8. Contohnya permainan asah otak kaya puzzle yaa mbak pida..anakku juga sukak banget

    ReplyDelete
  9. Wah anakku paling sika nih jenis permainan asah otak dari dia toddler. Skg bilin dia kritis bgt :') aku tahu beberapa aplikasi stimulasi. Dan baru denger StimuLearn. Aku penasaran bgt deh ni mom

    ReplyDelete
  10. Stimulasi anak berbeda sesuai umurnya. Nah sering kali aku tuh mentok dengan ide2 untuk perkembangan anak mom..

    ReplyDelete
  11. rekomendasi permainannya dong, kadang-kadang masih suka bingung menyiapkan jenis permainannya ..

    ReplyDelete
  12. selain puzzle ada lagi gak kak? anak-anakku kurang suka

    ReplyDelete
  13. Banyak banget ya manfaat permainan asah otak. Affan suka banget main balok, lego dan puzzle. Semakin hari semakin berkembang desain buatannya. Ada aja imajinasinya. Anak2 memang istimewa.

    ReplyDelete
  14. Alhamdulillah banyak banget permainan asah otak yang bisa ditetapkan ya kak dan bejibun juga manfaatnya. Makasih sharingnya Kak

    ReplyDelete
  15. Meskipun cuma mainan tapi harus tetep ada nilai edukasi nya ya kak

    ReplyDelete
  16. anakku juga paling suka permainan asah otak ini
    ternyata manfaatnya banyak sekali ya kak
    jadi motivasi buat emaknya makin kreatif

    ReplyDelete
  17. paling suka nih kalau nemenin anak main beginiii, jadi seruu dan dia juga anteng hehe.. bisa betah main sampe sejam kalo udh model permainan yg asah otak yaa :)

    ReplyDelete
  18. Ini tulisannya bermanfaat banget untuk para ibu yang memiliki anak kecil sepertiku mbaaa.... Hehehehe terimakasih banyak sharingnya yaaa...

    ReplyDelete
  19. Boleh juga nih tips-tipsnya dan sangat bermanfaat untuk si kecil, terimakasih atas sharing nya

    ReplyDelete
  20. Maa syaa Allaah ada banyak sekali ya manfaat yang bisa diperoleh ketika kita rutin mengajari atau mengajak anak bermain dengan permainan yang mengasah otak seperti yang sudah dijelaskan di atas.

    ReplyDelete
  21. Ternyata ada banyak sekali manfaat yang didapat dari melakukan permainan bertema asah otak bersama anak. Sampai membentuk pola pikir segala.

    ReplyDelete

Post a Comment

Follow by Email