Susah untuk Fokus Membaca Buku? Coba Tips Ini

16 comments
Susah Fokus Saat Membaca Buku? Coba Tips Ini
Membaca adalah kegiatan yang digemari oleh sebagian orang, pasti. Tak urung dalam kegiatan membaca dibutuhkan fokus saat membaca sedang berlangsung. Tujuannya ya berbeda-beda. 

Ada sebagian orang yang menganggap bahwa fokus saat membaca perlu untuk mendapat hasil dari apa yang sudah dibaca. Ada sebagian orang lagi menganggap fokus baca adalah agar bisa mengalihkan dari pekerjaan yang berat, sehingga dengan membaca bisa untuk merilekskan pikiran si pembaca itu sendiri.

Membaca tentu saja merupakan kegiatan yang mengasyikkan. Karena dari membaca dari hal-hal yang sebelumnya kita tidak 'pernah' tahu menjadi tahu, sekaligus juga bisa menambah pengetahuan yang baru.

Selain untuk pengetahuan, dari membaca kita bisa memasuki dunia yang berbeda. Dunia yang diciptakan dan diajak dari imajinasimu saat proses membaca berlangsung. Membayangkan hal-hal yang sebelumnya tidak pernah kita bayangkan, tapi dengan membaca kita bisa membayangkannya dengan mudah. Dunia baru.

Seberapa penting fokus saat membaca buku?

Motif membaca buat setiap orang tentu saja berbeda-beda. Apalagi buat mereka-mereka yang kegiatan membacanya untuk keperluan tertentu, tentu saja butuh kosentrasi dan fokus baca yang tinggi, bisa-bisa sampai menguras otak dan pikiran juga.

Berbeda kalau motif baca untuk aku, yang aku jadikan sebagai hobi untuk mengisi waktu senggang dan untuk memenuhi target baca buku tahunan, tentu saja membaca adalah sebuah hiburan, mencari keasyikan dan keseruan di dalamnya. Fokus bacanya nggak butuh? Butuh juga dong, hanya saja tergantung situasi dan kondisinya saja. Maka dari itu fokus membaca juga dianggap penting.

Setuju nggak sih, kalau membaca merupakan kegiatan yang butuh konsentrasi yang sangat tinggi? 

Tentu saja. Kenapa? Karena untuk bisa memahami kalimat dan kalimat yang dijejerkan di dalamnya. Terkadang saat seseorang sedang membaca jika sedang teralihkan sesuatu bisa saja bacaannya menjadi buyar dan apa-apa yang sudah coba diingat sebelumnya lupa tak bersisa. Hilang fokus.

Lagi baca buku, malah ngelamun. Nggak banget kan. 

Baca juga Solusi baca buku mudah, murah, cepat dan terjangkau

5 tips supaya fokus saat membaca buku

Jadi, gimana nih supaya aku dan teman-teman yang lagi baca nggak hilang fokus saat membaca?  Nah, dipostingan kali ini ada beberapa tips nih yang ingin aku share ke teman-teman supaya saat sedang proses membaca fokus baca tetap ada dan tidak teralihkan ke hal-hal yang lain.

Apa-apa saja? Kuy disimak sampai tuntas ya, biar nggak ada yang terlewat 😉

5 tips supaya fokus saat membaca buku

1. Membaca dengan perasaan tenang 

Bagaimana perasaan teman-teman saat memaksa untuk tetap melakukan kegiatan membaca, padahal suasana hati sedang tidak menentu? Nggak nyaman kan. Ada perasaan gelisah dan apapun yang sedang dibaca terasa lewat begitu saja. Nggak ada yang melekat di dalam pikiran.

Makanya itu saat ingin memulai kegiatan membaca usahakan perasaan teman-teman itu tenang, rileks dan tidak terburu-buru juga. Tujuannya supaya apa yang ingin diperoleh dari membaca itu tercapai. 

Aku pernah mengalami hal ini. Memaksa tetap membaca karena ingin mengejar target. Alhasil apa yang kubaca malah membuatku semakin tidak bersemangat, alih-alih membangkitkan semangat baca, yang ada justru sebaliknya, reading slump-ku malah kambuh. 

Yang pernah ngalamin hal yang serupa, pasti ada dong. Kalau sekarang-sekarang tuh nyebutnya sebagai mood baca. Kalau mood baca bacanya lagi bagus, beuuhhh 5 buku dalam satu minggu pun langsung disikat habis. Coba deh mood baca lagi anjlok banget, ngelirik rak buku saja rasanya malas beuud. Yeee kan, setuju apa setujuuuu. 😂

Semenjak kejadian itu, aku tidak pernah membaca lagi karena keterpaksaan. Tapi karena kemauanku sendiri dengan hati yang tenang. Seperti halnya saat kita ingin menulis, kalau bukan karena kemauan, apapun yang ingin kita tulis rasanya hampa.

2. Buat kondisimu senyaman mungkin

Apapun kegiatannya, kondisi nyaman pasti diperlukan. Begitu pun saat kegiatan membaca yang kita tahu sangat butuh konsentrasi lebih. 

Saat membaca, atur kondisi dan posisi teman-teman senyaman dan serileks mungkin. Segimana pun aneh posisi nyaman teman-teman di mata orang lain, kalau memang itu nyaman buat diri kita sendiri abaikan pendapat dan kritikan dari orang lain. Karena setiap orang punya posisi nyamannya masing-masing dan posisi nyaman tidak butuh pendapat dari orang lain, karena yang merasakan nyaman adalah diri kita sendiri bukan orang lain.

Jika posisi nyaman membaca sambil mendengar musik, nyalakan saja. Karena ada buku tertentu yang memang pas dan cocok kalau dibaca saat musik dinyalakan dan ini tergantung juga karena setiap orang punya caranya masing-masing untuk mengatur posisi nyamannya mereka. Atau mau makan sambil baca, minum, nyemil ya silahkan. 

Atur posisi tubuh teman-teman saat ingin mulai membaca. Mau duduk, rebahan, tiduran, berdiri, dan mau tidak bergerak sekalipun kalau memang itu posisi ternyamannya teman-teman ya silahkan saja. Atur sesuka hati.

Mengatur waktu saat membaca juga menjadi salah satu untuk membuat kondisi nyaman. Kenapa? Karena jika kondisi tubuh kita sedang lelah-lelahnya pulang kerja, kalau dipaksa untuk tetap membaca yang ada malah jadi tidak fokus. Tapi ada juga sebagian orang yang mungkin pulang kerja tidak lelah, lalu lanjut dengan membaca ya kalau memang itu nyaman buatnya ya dilanjutkan saja.

Ingat loh ya, saat mengatur kondisi supaya situasi nyaman saat membaca setiap orang itu punya pertimbangannya masing-masing. Yang penting intinya ya satu, buat senyaman mungkin. Supaya kegiatan membaca kita jadi lebih menyenangkan dan mengasyikkan karena bisa menyerap banyak energi dari dalam buku 😍

Baca juga Mau beli buku asli tapi kemahalan? Ini solusinya!

3. Membaca ditempat yang tidak bising

Kamu tipe pembaca ditempat yang sepi atau dalam suasana ramai? Nah di poin ini menarik nih. Aku ada kenalan yang ternyata dianya lebih suka baca ditempat yang ramai, nah loh. 

Aku awal tahu pun sempat heran, karena hampir rata-rata temanku yang suka baca lebih suka tempat baca itu yang sepi, kalau bisa nyempil dikamar sendiri pun jadi tanpa ada orang lain hanya ditemani sama buku-buku bacaan.

Jadi begitu tau si teman aku ini suka tempat ramai, aku tanya dong. Kok bisa? Ternyata jawabannya, biar nggak ngantuk. Itu saja sudah. So simple. Bagi si temenku ini, kalau baca ditempat sepi, nggak ada suara, nggak ada orang lalu lalangnya, bakal ngebuat dia cepat ngantuk. Walaupun bukunya asyik. Gimana dengan fokus bacanya tuh?

Ya nggak ada masalah. Fokusnya tetap ada, malah tidak terganggu sama sekali dengan suasana disekitarnya. Nah mungkin ini balik lagi ke kebiasaan orang yang berbeda-beda kali ya. Dan hampir sama dengan tipe-tipe pembaca yang kalau lagi baca, nggak masalah kalau ada suara dari musik player-nya.

Kalau aku pribadi sih, masuk ke tipe pembaca yang tidak ada suara. Makanya kalau ditanyak tempat favorit bacaku ya dikamar tentu saja 😂 Apakah kita ada di tim yang sama? 

Karena kalau baca ditempat yang bising, aku sulit konsentrasi. Yang ada malah lupa sama apa yang sedang kubaca dan berakhir mengulang lagi bacaan. Dari pada nggak selesai-selesai ya cari aman saja, nyudut dikamar, wkwkwkwk

Kadang kalau sudah nyaman di kamar, satu buku dengan jumlah halaman 200-an pun habis dalam sehari kubaca. Begitulah dahsyatnya suasana kamar bagi aku.

4. Membaca sambil berfikir (get excited)

Terkadang untuk membuat fokus pada suatu hal, harus ada pemicunya terlebih dahulu. Seperti halnya saat membaca. 

Saat proses membaca ada bagian-bagian tertentu didalamnya yang memicu kita mau nggak mau diharuskan berpikir keras dan menebak-nebak isi buku (bacaan) selanjutnya. Karena pemicu inilah secara tidak langsung fokus membaca kita jadi terbentuk dengan sendirinya.

Pernah sadar hal ini tidak?

Misal nih aku yang baru saja selesai membaca bukunya Jessica Jung yang berjudul Shine (review-nya lagi proses, jadi belum publish), tahu dong siapa Jessica Jung. Itu loh arti Korea yang dulunya anggota girlband Girls Generation. Jadi dibukunya itu, "katanya" ada beberapa scene dan tokohnya di ambil dari orang-orang yang ada disekitarnya alias nyata. Bukunya itu secara keseluruhan bercerita tentang bagaimana proses keras latihannya saat menjadi trainee dan perjuangan untuk bisa debut, bahkan sampai pacaran pun dilarang.

Jadi apa yang aku dapat untuk get excited-nya sata membaca buku tersebut? Karena dulunya aku mengikuti perkembangan girlband ini dan tahu bisik-bisik tentang fakta menjadi trainee di agensi satu itu, mau nggak mau saat aku membaca buku Shine ini membuat aku berpikir dan memutar ulang ingatanku. Bahkan ada beberapa bagian yang langsung membuatku searching di google. Untuk mencari tahu kesamaan cerita dibuku dan faktanya.

Nah dari rasa penasaran dan timbulnya pertanyaan-pertanyaan itulah membuat kita secara tidak sadar memunculkan spekulasi-spekulasi dalam otak sehingga semakin membuat rasa penasaran untuk melanjutkan membaca semakin tinggi demi memecah misteri jawaban yang muncul dipikiran kita.

Setelah melanjutkan membaca, kita akan dihadapkan pada dua hal. Yang pertama pertanyaan kita terjawab atau bahkan tidak sama sekali. Saat jawaban kita tidak terjawab atau malah sebaliknya justru semakin meningkatkan adrenalin membaca kita menjadi lebih semangat dan excited lagi, dan secara tidak langsung lagi akan membuat fokus membaca kita jadi lebih baik bahkan terkadang kita bisa mengingat dengan jelas setiap kalimat yang membuat kita penasaran tadinya atau bahkan inti dari buku yang sedang kita baca itu.

Terlebih kalau buku yang dibaca adalah mengangkat topik yang disukai, semangat semakin mengebu-ngebu. Dan sebaliknya, jika topik dibuku tidak menarik, semangat untuk lanjut baca dan fokus saat membaca pun menjadi berkurang dan ogah-ogahan. Apalagi kalau kita membaca untuk pelajaran ujian misalnya. Mau nggak mau, walaupun dengan keterpaksaan ya harus tetap memunculkan rasa excited saat membaca.

Nah untuk itu, saat proses sedang membaca usahakan untuk memunculkan perasaan excited ini ya.

Baca juga Atasi reading slump dengan berlibur ke Pantai Peudawa, Aceh

5. Istirahat sejenak

Jangankan tubuh, otak pun butuh istirahat. Ambil sedikit waktu jeda untuk mengistirahatkan mata dari huruf-huruf yang ada di dalam buku. Biarkan otak kita mengambil nafasnya sejenak.

Di saat sedang beristirahat, biarkan imajinasi kita memutar ulang dan bermain dengan apa yang sudah kita baca. Ini salah satu cara supaya otak merasa sedikit bebas dan perlahan pun bisa membuat kelelahan menjadi hilang.

Kalau aku pribadi tetap memaksa membaca di saat otak dan mataku sudah sangat lelah, efek sampingnya ya ke kepala. Kepala jadi nyut-nyutan dan membuat perasaan malah jadi nggak tenang. Karena satu hal ini lah, setiap waktu membacaku sudah lebih dari biasanya aku akan mengambil jeda atau memilih berhenti.

Kesimpulan

Hampir semua kegiatan apapun yang kita lakukan pasti akan membutuhkan kosentrasi dan fokus untuk hasil yang baik dan sesuai dengan apa yang ingin kita peroleh dan capai.

Begitu pun dengan membaca. Untuk teman-teman yang menganggap membaca adalah hiburan atau sekadar hobi atau kegiatan dari salah satu pekerjaan pasti akan sangat membutuhkan konsentrasi.

Untuk itulah semoga tips fokus saat membaca buku yang aku bagikan hari ini bisa bermanfaat buat teman-teman yang sedang membutuhkan ya. Atau jika ada yang ingin menambahkan tipsnya boleh banget loh, langsung saja komen di kolom komentar dibawah. 

#happyblogging

Related Posts

16 comments

  1. Kalau mood masuk poin yang mana, ya? Aku seringnya nggak mood baca. Padahal udah diseling nonton film. Mau ikut Mbak Pida, ah. Pake target baca per tahunnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oiya, sampe kelupaan sama mood, pdhl sering kali kena efeknya, wkwkwk
      Mood masuk ke poin pertama, perasaan tenang.
      Ayoo pake target bacanya biar makin semangat, hehehe

      Delete
  2. Tips dari aku, bacalah buku yang sesuai kebutuhan , mulai dari bacaan yang ringan-ringan hehe . Kemaren aku sempat macet mood nulis, ada benarnya juga ketika kita mengejar target rasanya malah jadi bikin stress ya .. akan lebih baik jika dilakukan dengan perasaan yang senang dan tenang ..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betuuulll...
      Kadang target baca itu ada positif dan negatif juga. Kalau aku sih di siasati nyusun target baca itu dikit2 aja dulu (utk judul buku aku random sih), biar pas proses bacanya juga santuyy gk terlalu maksa diiri juga.

      Delete
  3. Waaa ini aku banget.... Sudah lama ga bisa fokus baca sejak ada krucil2. Bisa duduk tenang tilawah itu sudah alhamdulillah, lainnya ya sebisanya sambil ingat-ingat lagi halaman terakhir dimana wkwkk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Biasa kalau emak2 ada krucil2, waktu aman buat membacanya di saat si krucil lg istirahat yaa mba :D
      Itu pun kalau lg lowng dgn pekerjaan rumah juga, hehehe

      Delete
  4. Kalau baca cerpen, novel, yang seru-seru di tempat mana pun tak peduli. Tapi kalau baca buku-buku berat suka ada aja alasannya, yang brisik lah, ini itu, alasan banyak sekali. wkwk, dasar banyak alasan. Terima kasih tipsnya mbak Pidaaaaa :) :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Buku2 berat karena bukan selera kita buat baca, mau dipaksa gimanapun nggak akan kelar2 itu bacanya, wkwkwk

      Sama2 mba, smoga bermanfaat yaa :)

      Delete
  5. Ka, aku susah nih buat nerapin tips2 gini. Masalhnya aku suka cepet ngantuk, itu gimana ya. Aku buka hp bisa seharian lho. Tapi klo baca, separagraf aja udah nguap. Ya Ampun
    Pdahal aku pengen bgt gtu rajin baca.
    Tapi dulu aku penggilan komik sama novel lho. Gatau knp pas kuliah2 mulai males gtu baca

    ReplyDelete
    Replies
    1. Berrti mba harus coba baca lewat ebook aja, jangan buku fisik. Kan sudah banyak tu sekarang ini buku2 yang bisa dibaca lewat aplikasi baca.
      Nggak masalah kalau nggak baca buku versi cetak, yang pentingkan atas nama membaca buku, boleh ebook juga.

      Delete
  6. Aku pernah dalam sebulan baca terus-terusan, ebook pula. Akhirnya bulan depannya aku reading slump. Emang bener sih butuh istirahat atau ambil jeda agar tidak lelah mata dan pikiran hehe.

    Aku udah baca Shine, tak ada orang yng bisa dipercaya. Gak hanya bermuka dua bahkan lebih hiks hiks

    ReplyDelete
    Replies
    1. Samaa, aku pun pernah ngalamin dimana dalam sebulan bisa full banget bacanya, terus giliran bulan selanjutnya malah drop :(
      Efek lelah dan bosan juga mgkn ya, karena aktifitas kita itu-itu saja.

      Betuuull, kejam sih kalau kataku dibalik huru hara dan kemewahana para artis kpop, bukan rahasia umum lagi :)

      Delete
  7. Bisa banget nih tips nya. Suka maksa baca meski kadang nggak fokus. Tapi sudah berkurang banget sekarang. Membaca memang butuh suasana relax dan bahagia.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yepp betul mba, kadang mata kan mudah lelah karena udah beraktifitas seharian, ditambah dengan membaca buku lagi, apa nggak stres itu kepala kita kalau dipaksa buat baca lagi, hehehe
      yang ada malah nggak kelar-kelar itu bacaan :D

      Delete
  8. Bener nih aku pernah baca di tempat berisik malah ga konsen. Baca buku paling nikmat itu saat anak2 bobo mbak hehe

    ReplyDelete
  9. Tipsnya bagus banget nih Kakak. Saya coba terapkan untuk anak deh.

    ReplyDelete

Post a comment

Follow by Email