Solusi Baca Buku; Mudah, Murah, Cepat, dan Terjangkau

10 comments
Solusi baca buku mudah dan terjangkau


Biar kata telat yang penting selamat. Kurasa solusi baca buku ini pasti semua orang sudah pada tahu. Hanya saja setiap orang pasti berbeda-beda dalam menyikapinya.

Adakah yang nggak suka baca? Aku yakin disini teman-teman semua pada suka baca, iya kan. Walaupun bukan hobi, pasti akan ada di waktu-waktu tertentu kita bersinggungan dengan membaca buku.

Membaca dan membeli buku bisa dimana saja dan kapan saja kan. Untuk yang tempat tinggalnya berada di kota pasti akan dengan mudah menjelajah toko buku dengan sepuasnya tanpa ada kendala yang berarti kecuali kemacetan dan polusi kendaraan di jalan yang mau tidak mau kita alami. 

Berbeda dengan mereka yang suka baca buku, tapi tempat tinggalnya berada jauh dari kota dan toko-toko buku yang harus ditempuh selama beberapa jam. 

Nah dengan perbedaan kendala yang di alami setiap orang, pasti mereka akan mencari tahu bagaimana solusi baca buku yang tetap membuat kita bisa menikmati setiap bacaan walaupun dengan dengan jarak jauh dari toko buku dan sebagainya.

Punya Hobi yang Mengasyikkan

Pernah nggak sih ngalamin hal dimana hobi kamu diremehkan orang?

Di daerah tempatku tinggal, jangankan dibilang hobi, kebiasaan membaca saja sering dianggap membuang-buang waktu. Kegiatan yang membosankan. Padahal hobi seseorang itu hak masing-masing. Kalau memang tidak suka, ya biarkan. Kerjakan apa yang kamu suka. Bukan begitu?

Bagaimana cara menyikapinya?

Aku kadang cuma mendiamkan saja. Karena kalau terlalu dilayani justru memperpanjang masalah. Perhatikan karakter orang yang bertanya. Ada orang yang jika aku sudah menjawab masa bodoh. Ada juga orang semakin memperumit dan ujung-ujungnya malah jadinya nggak nyaman satu sama lain. Dan aku hanya bisa membuktikan kepada orang-orang diluar sana bahwa membaca nggak se-membosankan itu kok. Justru malah mengasyikkan. Setuju?

Kenapa aku bilang mengasyikkan?

Bukankah ada yang mengatakan bahwa membaca itu seperti kita sedang membuka jendela dunia. Betapa luasnya dunia yang bahkan belum pernah kita kunjungi tapi kita sudah bisa membayangkan seperti apa tempat-tempat indah tersebut. 

Seperti membaca buku fiksi misalnya. Nggak semua buku fiksi penuh dengan keromantisan yang membuai orang-orang. Justru dari buku-buku fiksi ini terkadang kita bisa melihat sisi lain dari teman-tempat yang belum pernah kita kunjungi dan kita bisa belajar dari sisi setiap karakter tokohnya. Ada banyak hal yang bisa di dapat dari membaca sebenarnya.

Dan aku percaya semakin kita banyak membaca buku, cara berbicara kita, penuturan bahasa yang semakin luas. Wawasan dan pengetahuan kita tentang suatu ilmu juga menjadi bertambah luas

Hobi Baca Buku tapi Toko Buku tidak Terjangkau


Salah satu kesedihan yang aku alami selama kebiasaanku membaca adalah terkendalanya toko buku yang tidak terjangkau dan juga kurangnya buku-buku yang berkualitas alias bukan buku bajakan.

Daerahku bisa dibilang berada di tengah-tengah. Butuh enam atau sekitaran tujuh jam perjalanan untuk menuju ke kota Medan. Sedangkan ke Kota Provinsi Aceh – Banda Aceh aku membutuhkan jarak tempuh sekitar delapan jam untuk bisa sampai ke sana, kurang lebih seharian perjalanan.

Walaupun menjadi pusat kota Aceh, Banda Aceh sendiri mempunyai toko buku Gramedia belum lama. Karena selama aku kuliah Gramedianya belum ada, dan rasa-rasanya setelah tahu disana sudah ada Gramedia pengennya kembali ke masa-masa kuliah.

Setuju nggak sih, kalau kubilang toko buku Gramedia itu surganya para pencinta buku? Karena kita yang mengunjunginya bisa menikmati aroma-aroma buku baru yang bertebaran di seluruh penjuru ruangan, pilihan buku-bukunya yang beragam, dan juga bisa untuk menghilangkan penatnya aktifitas pengunjung setelah berhari-hari.

Kadang aku berandai-andai, ada nggak sih yang berbaik hati mau menyumbangkan hartanya untuk membuka toko buku di daerahku, yang tentunya buku-bukunya juga harus berkualitas dalam arti tidak bajakan. Original. 

Belanja buku online

Belanja Buku Online, Ongkos Kirim Mahal


Tetap harus disyukuri di zaman yang hampir serba ada, serba mudah ini pikiran orang-orang  semakin beragam dan maju. Salah satunya dengan tersedianya marketplace yang semakin mempermudah siapapun yang ingin berbelanja dengan harga miring dan diskon yang bertaburan.

Eits, tunggu dulu. Nggak semua orang bisa menikmatinya dengan leluasa. Lagi-lagi daerah tempat tinggalku menjadi kambing hitam, hehehe. nggak ada maksud apa-apa, cuma ingin mengeluarkan uneg-uneg yang sudah bersarang saja di lubuk hati yang paling dalam.

Banyaknya pilihan belanja di marketplace bukan jadi salah satu alternatif untuk kami yang bertempat tinggal jauh dari kota (padahal kotaku ini nggak pelosok juga loh, malah rumahku dekat jalan Nasionalnya, wkwkkwk). Ongkos kirim yang terkadang bikin jantung remuk ini bisa juga membuat orang baper.

Gimana tidak? Katakanlah beli buku dengan harga Rp. 70.000,- giliran di ongkirnya pun nggak berbeda jauh sama si harga bukunya. Gimana nggak ~ ku mennnaaaaaangiiiiiiiiissssss ~ . cobaan kami si pencinta buku yang tinggak jauh dari kota. Apalah daya. Seperti hari ini nih, promo 11.11, bagi kami mah nggak ada beda sama saja. Bedanya cuma ya hemat dua puluhan doang. Ya tetap disyukuri juga.

Nah sudah paham kan. Walaupun sudah banyak pilihan marketplace bertebaran belum bisa menjamin kepuasan aku untuk puas kalap saat ada berbagai macam promo big sale, penerbit ngadain cuci gudang dan sebagainya. Walaupun ada masanya aku pernah tergoda dan efeknya harus menutup mata di bagain ongkirnya dengan kata lain masa bodohlah, wkwkwkwk

Adakah pilihan lainnya?

Sampai sekarang ya belum ada kalau memang niatnya pengen punya buku fisik ya resiko itu. Harus siap dengan segala “kesultanan” ongkir yang ada, hehehe.

Oh iya, hampir kelupaan. Ada solusi baca buku lainnya dengan cara membeli buku-buku koleksi pribadi punya teman-teman misalnya. Dengan catatan ada baiknya carilah teman yang sama-sama pecinta buku yang ada di daerah atau setidaknya berdekatanlah, yang berefek ongkirnya nggak ngelunjak berlebihan.

Dengan harga buku bekas yang lumayan, ditambah ongkir satu daerah atau berdekatan cocok untuk kita yang pengen banget punya buku fisik alias buku impian yang sudah jadi incaran. Aku biasanya gitu. Nggak masalah nggak baru, karena pengalamanku membeli buku bekas, kondisi bukunya malah masih terlihat baru. Jadi aman.

Solusi baca buku buat semua pecinta buku


Ahh akhirnya tiba dibagian solusi baca buku ini ya. Ada yang sudah bisa menebak apa kira-kira solusi dari aku?

Thanks to teknologi di zaman sekarang yang semakin mempermudah segalanya. Ada berbagai macam cara untuk tetap menjalankan hobi membaca walaupun di beberapa ada kendala. Nggak masalah kan.

Baca juga :

Adanya aplikasi-aplikasi baca buku yang bertebaran semakin mempermudah kita untuk terus bisa memanfaatkannya. Dan tentu saja setiap aplikasi tersebut punyakelebihan dan kekurangannya masing-masing tergantung bagaimana cara kita menggunakannya.

Kadang malah jadi buat bingung mau milih untuk tetap konsisten di satu aplikasi atau nggak. Nggak akan bisa. Pasti aku, kalian dan teman-teman akan berselingkuh dengan aplikasi baca buku lainnya, wkwkwk. Karena godaan baca itu banyak. Belum lagi kalau di satu aplikasi yang sudah kita unduh buku yang kita cari ternyata belum tersedia, kan nggak mungkin ditunggu sampai bukunya tersedia. Solusinya ya unduh aplikasi lainnya, hehehhe. (ini bukan saran sesat kan ya? 😄)

Ya begitulah kerjaanku selama ini. penuh-penuhin memori saja *duhh. Kalau ini sih terserah kalian mau ditiru atau tidak ya, hehehe. 

Solusi baca buku di gramedia digital

Aplikasi baca buku di Gramedia Digital


Sudah nggak asing dong sama aplikasi yang satu ini? 
Jadi Gramedia Digital ini dulunya bernama Scoop, aplikasi e-reader yang juga dulunya tempat jajan buku online sebelum di akuisisi oleh Group Kompas Gramedia pada tahun 2016 yang kemudian diubah menjadi Gramedia Digital.

Disini kita akan dimanjakan dengan beragam dan pilihan buku-buku dari berbagai penerbit, baik itu penerbit luar negeri maupun dalam negeri. Dan Gramedia sendiri pun mengklaim bahwa koleksi mereka di GD ini sebanyak 120 ribu koleksi. Nah untuk buku-buku terbitan dari Gramedia sendiri ada sekitar 45 ribu koleksi. Ini sesuatu yang luar biasa dan patut disyukuri bukan, ngebayangin buku sebanyak itu ada di depanku membuatku berbinar-binar dan terharu.

    Layanan Grmedia digital

    Jadi di GD ini kita punya beberapa pilihan. Ingin membeli buku secara satuan kah, atau ingin berlangganan baca buku sepuasnya kah? Semuanya ada. Tinggal kita yang memilih sesuai kebutuhan dan baca sepuasnya, sekenyang-kenyangnya.

    Untuk paket berlangganan aku seringnya pakai yang premium punya. Karena bisa join bareng teman-teman lainnya sehingga baca buku bisa jadi murah—meriah.

    Pilihan paket premium

    • Fiction premium package Rp. 45.000,- /bulan. Di paket ini kita hanya bisa menikmati khusus buku-buku fiksi saja sepuasnya
    • Non fiction premium package Rp. 45.000,- /bulan. Di paket ini kita hanya bisa menikmati khusus buku-buku non fiksi saja sepuasnya
    • Kids premium package Rp. 45.000,- /bulan. Kalau ini khusus hanya bisa berlangganan buku anak-anak 
    • Full premium package Rp. 89.000,- /bulan. Kalau yang terakhir ini kayaknya paket sejuta umat pecinta buku deh, hehehe. Karena di paket ini kita bisa menikmati hampir semua buku baik fiksi, non fiksi, buku anak-anak dan sebagainya yang ada di Gramedia Digital 

    Baca juga:

    Kalau aku pribadi sih lebih seringnya paket full premium. Selain karena harganya sekali bayar tapi kita bisa menikmati semua pilihan bacaan yang ada. Dan kabar baiknya untuk pendaftar baru, kalian bisa langsung daftar dan menikmati paket full premium ini secara gratis selama 7 hari lohh, lumayankan. Dengan catatan kalian belum pernah sekalipun berlangganan di paket tersebut. 

    Paket premium Gramedia digital

    Untuk jarak rumah yang jauh dari toko buku bisa menghemat berkali-kali lipat kan kalau menggunakan aplikasi Gramedia Digital ini. Karena coba deh bayangkan, satu buku saja ada yang harganya sekitar Rp.70.000,- Nah dengan full premium kita bisa menikmati sepuasnya, lebih dari satu buku bahkan.

    Nah gimana?
    Untuk aku, kamu dan kalian yang bingung mencari bagaimana solusi baca buku yang jauh dari toko buku, ongkirnya yang mahal, tentu dari beberapa pilihan aplikasi baca buku yang ada, Gramedia Digital bisa jadi salah satu alternatif terbaik untuk di coba dan kita tetap bisa menikmati bacaan buku sepuasnya kan. Yuk di coba, dan jangan lupa untuk berbagi pengalamanmu disini juga yaa.


    Related Posts

    10 comments

    1. Waah... Saya belum nyoba nih... Thanks infonya mbak...

      ReplyDelete
    2. Oh ya bisa dapat full premium bagi pengguna baru? Aku pernah download kak dan baca beberapa buku. Lalu kuuninstall karena memori hp yang penuh. Hiks. Apa aku juga bisa dapat free premium kalau login lagi?

      ReplyDelete
      Replies
      1. Kalau belum pernah berlangganan yang premium bisa mba.
        Satu akun satu kali daftar. Setelah itu langganan seperti biasa berbayar :)

        Delete
    3. Terus nanti perpanjangan harganya tetap sama kah mbak?

      ReplyDelete
      Replies
      1. Untuk yang free satu email sekali saja dapat free trial 7 harinya mba. Setelah 7 hari, harga paket premium seperti sedia kala. Harus berbayar.

        Delete
    4. Tak ada rotan, akar pun jadi. tak ada buku manual, buku digital pun bisa menginspirasi. terima kasih kak untuk ulasannya

      ReplyDelete
    5. Wah ternyata aplikasi begini membantu banget buat temen2 yang tinggalnya jauh dari Pulau Jawa ya. Hemat ongkir dan tetap baca. Sayangnya aku masih kurang nyaman membaca e-book :)

      ReplyDelete
      Replies
      1. Iyaa mba, apalagi untuk daerahku yang ongkirnya sudah setara dengan harga satu buku, baca buku digital mau nggak mau jadi solusinya :)

        Delete

    Post a comment

    Follow by Email