Contoh Kerajinan dari Limbah Anorganik yang Berdaya Jual

Konten [Tampil]

Contoh Kerajinan dari Limbah Anorganik yang Berdaya Jual

Yuk merapat aku akan berbagi beberapa contoh kerajinan dari limbah anorganik yang bisa teman-teman coba praktikkan di rumah yang hasilnya mempunyai daya jual yang tinggi loh. 

Lumayan bukan, dari barang-barang bekas ternyata mempunyai daya jual tinggi yang menguntungkan dan ujung-ujungnya menambah penghasilan dan pendapatan si pembuat kerajinan.

Siapa yang akan membuat kerajinan dari limbah tersebut? 

Tentu saja anak-anak.

Kesadaran bijak plastik sebenarnya sudah bisa diterapkan dan diajarkan pada anak-anak dari usia dini. Kenapa harus anak-anak?

Identiknya anak-anak menyukai sesuatu yang seru, mengasyikkan, dan bereksperimen dengan melakukan sesuatu secara langsung. Dalam artian melakukan dalam bentuk yang nyata.

Nah dalam hal ini sebagai orang tua, sudah sepatutnya membiasakan anak-anak untuk membuat sesuatu yang menghasilkan dari plastik-plastik bekas yang ada di rumah. 

Sebagai orang yang lebih dewasa pun, kita harus bisa berpikir kritis dan kreatif, agar kegiatan yang akan kita lakukan bersama anak-anak nantinya tidak membosankan mereka. Nnah salah satunya teman-teman bisa mengajak anak-anaknya untuk membuat kerajinan dari barang-barang bekas plastik ya ada.

2 Contoh Kerajinan dari Limbah Anorganik

Berikut beberapa contoh kerajinan dari limbah anorganik yang bisa di coba di rumah bersama anak-anak dengan bahan dasar yang digunakan adalah sampah plastik.

Sampah plastik yang akan aku share kali ini adalah plastik bekas dari kemasan Rinso yang berbahan dasar plastik ya. Jadi buat orang tua di rumah (baik Ayah dan para Mama) bisa mempersiapkan bahan dasarnya dulu yaitu kemasan bekas plastik Rinso.

Sudah siapkan bahan dasar untuk kita buatkan kerajinan dari limbah plastik dan cara pembuatannya kan.

1. Tempat Pensil / Tempat Make Up

Yang pertama kita akan coba membuat tempat pensil atau bisa juga dijadikan sebagai tempat alat-alat make up. Nah disini tentu anak-anak akan sangat senang sekali membuatnya, terutama tempat pensil. 

Karena mereka (anak-anak) pasti akan menggunakannya untuk dialihfungsikan sebagai tempat penyimpanan alat-alat tulis mereka agar tidak berserakan lagi.

Oiya disini kita akan menggunakan bahan dasar plastik dari kemasan Rinso deterjen cair karena bahannya yang lebih kaku dibanding yang bubuk.

Bahan-bahan yang harus dipersiapkan:

  • 1 kemasan Rinso deterjen cair 800 ml
  • Benang dan jarum (bisa juga gunakan mesih jahit)
  • Gunting
  • Lem
  • Risleting

Cara Membuatnya:

Setelah mempersiapkan bahan-bahannya, lakukan langkah-langkahnya seperti dibawah ini ya

1. Siapkan kemasan Rinso deterjen cair, kemudian bersihkan. Setelah dibersihkan potong menjadi dua bagian. Kemudian dilanjutkan dengan memotong bagian bawah, atas, kiri dan kanan hingga kedua kemasan memiliki ukuran yang sama.

2. Pasang dan jahit risleting di kedua bagian kemasan. Yang harus teman-teman perhatikan pada bagian ini adalah, pemasangan risleting harus diletakkan dengan cara posisi terbalik di salah satu sisi kemasan yang hendak dijahit. 

Sebelum dijahit rekatkan dulu risletingnya dengan lem agar tidak bergeser saat proses menjahit.

3. Setelah risleting terpasang, jahit bagian bawah, kiri dan kanan dari kedua kemasan agar menjadi satu.

4. Terakhir, balik bagian dalam kemasan (bagian yang di step kedua, dijadikan bagian luar), lalu cobalah untuk membuka tutup risletingnya.

Selesai. 

Mudah bukan caranya. Semoga hasilnya memuaskan yaa. Orang tau senang, anak pun jadi happy karena hasil kreasi mereka bisa membuahkan sebuah  tempat pensil yang lucu.

2. Tas / Tote Bag

Untuk menguarasi sampah plastik, salah satu hal yang harus diperhatikan kaum ibu-ibu saat berbelanja adalah menyiapkan dan membawa tote bag-nya sendiri saat berbelanja bukan. Nah gimana sih caranya supaya tote bag-nya nggak perlu dibeli tapi langsung buat saja sendiri.

Yuk kita coba buatkan nih. Cukup siapkan bahan dasar plastik dari kemasan Rinso deterjen bubuk yang berukuran 1,8 kg. Nantinya kemasan Rinso ini yang akan kita modifikasi menjadi tote bag yang siap dibawa untuk berbelanja sekalian mendukung untuk tidak menambah sampah plastik yang dapat mencemar lingkungan sekitar kita.

Bahan-bahan yang harus dipersiapkan:

  • 4-5 kemasan Rinso deterjen bubuk berukuran 1,8 kg
  • Gunting
  • Jarum dan benang (bisa gunakan mesih jahit)
  • Lem
  • Kain untuk handle tote bag
Dan ternyata bahan-bahannya juga nggak berbeda jauh sama bahan cara membuat tempat pensil drai bahan dasar yang sama yaitu kemasan Rinso.

Cara membuatnya:

1. Ambil 4 kemasan Rinso bersihkan terlebih dahulu, lalu potong bagian tepinya hingga kemasan bisa dibentangkan secara lebar

2. Bentangkan 2 kemasan Rinso, kemudian jahit kedua sisinya secara vertikal agar saling menyambung. Setelah itu lakukan hal yang sama pada dua kemasan Rinso lainnya sehingga membentuk sebuah kantong besar.

Jangan lupa bagian bawahnya juga dijahit, agar lebih kuat dan tidak jebol saat digunakan. Jika tidak bisa menjahit, bisa gantikan dengan cara meng-lem dengan lem besi agar semua kemasan Rinso merekat secara kuat.

3. Kemudian langkah terakhir, jahit kain yang sudah disediakan hingga membentuk handle tote bag.

Jika hasil jadi tote bag-nya dirasa kurang besar, bisa ditambah lagi kemasan Rinso bekas sesuai kebutuhan ukuran tote bag yang diperlukan dan diinginkan tentu saja.

Kesimpulan

Nah itu dia dua contoh kerajinan dari limbah plastik dan cara pembuatannya dengan menggunakan bahan dasar dari kemasan Rinso deterjen baik yang bubuk dan yang cair.

Dua contoh kerajinan dari limbah di atas tentu masing-masing mempunyai daya jual yang jika dikemas dan dipermak lebih baik dan bagus lagi tentu akan mempunyai nilai yang tinggi.

Nah buat teman-teman kalau pernah membuat contoh kerajinan dari limbah anorganik boleh dong di share di kolom komentar di bawah, siapa tahu nanti ada yang ingin mencobanya juga untuk dipraktikkan bersama anak-anaknya di rumah.

Related Posts

Post a Comment